Mengapa Dua Gorila?

Kalau ditanya kenapa judulnya dua gorila, jawabannya “iseng aja”, hahaha.. For no reason saya memilih menggunakan judul ini. Mungkin karena sesaat sebelum membuatnya saya melihat foto-foto saya waktu di ragunan, jadi tiba-tiba tercetus lah pikiran iseng untuk membuat blog Dua Gorila ini.

Kalau dianalisis lebih jauh dan setengah memaksa, saya menganalogikn maksud Dua Gorila seperi berikut.

Gorila.

Seperti yang kita ketahui bahwa gorila itu adalah binatang yang langka dan dilindungi agar tidak punah. Demikian juga dengan dunia tulis-menulis bagi saya. Dulu sekali, waktu SMA dan sebelumnya, saya suka menulis, menulis apa saja. Novel, cerpen, puisi, bahkan saya punya buku diary sampai berjilid-jilid. Pernah saya membuat cerita, ditulis tangan di buku tulis, kemudian beredar dan dibaca teman-teman sekelas saya. Saya juga punya blog, yang ketika saya baca ulang ternyata ababil sekali, khas anak SMA hahaha… Mungkin tulisan saya tidak bagus,  tapi setidaknya saya suka, dan saya rutin menulis. Setelah kuliah, saya menjadi malas. Benar-benar saya tidak pernah menulis apapun. Pernah beberapa kali saya ingin, tetapi saya tidak bisa. Berbeda sekali keadaannya. Rasanya otak sudah macet, tidak bisa menggambarkan apa yang ingin saya katakan dalam kata-kata. Sulit sekali untuk memulainya lagi. Maka dari itu, keinginan saya untuk belajar menulis yang langka terjadi ini sama dengan gorila,  harus dilestarikan.

Dua.

Dua adalah angka favorit saya. Titik. Simpel kan? Hahaha… kalau mau diperpanjang, ini adalah blog saya yang kedua, percobaan ke dua. Sudah deh.

Begitulah arti Dua Gorila.

Maksa??? Emang, hahaha… Seperti yang saya bilang tadi, ini spontan. Jadi ya, nggak usah diperpanjang maknanya hehehe… Semoga kali ini saya tetap bersemangat dan mudah-mudahan bermanfaat…

Btw, kayaknya post ini berantakan, hahahaha…

Advertisements

2 thoughts on “Mengapa Dua Gorila?

  1. aneh, itu yang kesan pertama baca blog ini, hahaaha,
    berarti kalo saya ditanya kenapa jancharoo? ga ada jawabannya hahaha

    saya setuju dengan kalimat terakhir
    “post ini berantakan” akakaka

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s