Petualangan Power Rangers Part 2 – Tanjung Aan

Seperti yang sudah saya sampaikan di akhir postingan kemarin, setelah dari pantai Kuta kami melanjutkan perjalanan ke Pantai Tanjung Aan. Pantai ini masih berada dalam satu kompleks dengan Kuta, dengan mobil kira-kira sepuluh menit perjalanan.

Pantai Tanjung Aan jika dibandingkan dengan Kuta, pasirnya lebih putih dan lebih halus. Bisa saya sebut pasir merica bubuk saking halusnya hehehe… Pantainya yang lebih landai juga cocok untuk foto dengan pose berjalan ala boyband, hahaha. Soalnya kalau di pantai Kuta susah kalau kita berjalan menyusuri tepi pantai, karena bentuknya yang curam. Ngngng, bagaimana ya menggambarkan bentuk pantai ini? Tanjung Aan mempunyai 2 lengkungan lebar pantai yang berbentuk seperti bulan sabit. Di antara kedua lengkungan itu terdapat sebuat batu karang, err – tidak tepat seperti batu karang sih, apa ya namanya? Yah, anggap saja itu batu karang, yang diatasnya ditumbuhi rumput dan ada tangga sehingga kita bisa naik ke sana. Di bawah batu itu, pantainya tidak berpasir tetapi berupa batu-batuan. Penampakannya seperti di bawah ini, maaf ada modelnya haha πŸ˜›

Jadi di sebelah kirinya batu itu ada lengkungan pantai lagi. Disana lebih banyak anak2 yang berenang dari pada di bagian pantai tempat saya nampang ini.

Pantai ini lebih ramai dari pada pantai kuta. Mungkin juga karena pas hari itu banyak yang piknik ke sana. Yang saya sukai disini pedagangnya tidak memaksa seperti di Kuta, kalau kita bilang nggak ya sudah. Berhenti deh dia menawar-nawarkan barang. Sayangnya, pantainya kalah bersih kalau dibanding Kuta karena sudah lebih banyak warung dan pedagang.

Yang saya sesalkan, kami tidak mengunjungi Batu Payung yang menurut info yang saya dapat dari blognya Mas Sondonk, ternyata terletak di Tanjung Aan juga. Hwaaaaa…. Padahal sebenarnya kami punya rencana mengunjungi Batu Payung ini, tetapi kami tidak tau kalau lokasinya berada di Tanjung Aan. Begitu dekat, begitu nyata, namun terlewatkan 😦

Batu Payung

Di pantai ini kami cuma sebentar, duduk2 makan pentol bakso dan berfoto2 ria. Setelah itu kami pun melanjutkan perjalanan ke tujuan berikutnya. Namun sayangnya, kami tidak jadi ke pantai mawun karena pak sopir tidak tahu jalannya, dan tidak jadi pula ke selong belanak karena kata pak sopir terlalu jauh. Saya sebenarnya kecewa karena kalau melihat di peta, kayaknya sih tidak begitu jauh. Yah, mungkin lain kali hehehe… Akhirnya pak sopir membawa kami ke sebuah pantai lain di lombok barat yang namanya masih akan saya rahasiakan di postingan ini πŸ˜›

This slideshow requires JavaScript.

Advertisements

21 thoughts on “Petualangan Power Rangers Part 2 – Tanjung Aan

  1. :matabelo

    visit Lombok 2012…
    mau reunian kesana chuuu, doakan semoga jadi.. hehehe

    *jalan ke ruang kasie*
    *ngajuin cuti* :p

  2. Itu pasir pantainya jangan-jangan bisa bikin bersin (saking kecilnya), ya, hehe…
    Emang tuh, pedagang di Kuta rata-rata memaksa ketika menawarkan dagangannya. Benar-benar membuat nggak nyaman….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s