For The First Time

Apa sih yang dirasakan waktu akan mencoba sesuatu untuk pertama kalinya? Deg2an? Senang? Takut?

Saya lumayan sering sih deg2an dan takut waktu mau mencoba sesuatu. Setelah beberapa kali ke dufan, saya tetep ngerasa takut waktu mau pertama kali naik Hysteria, pertama kali naik Halilintar, dan pertama kali naik Kora-Kora duduk di paling belakang. Tapi setelah itu? Ketagihan, hahahaha…. Saya juga takut waktu pertama kali mau pindah ke Lombok, karena nggak ada yang dikenal sebelumnya. Beda dengan waktu mau kuliah di Jakarta, dari SMA saya teman yang diterima banyak dan saya pun mengontrak rumah bersama dengan teman2 dan kakak kelas satu SMA, jadi mantep2 aja meskipun saya nggak diantar orang tua. Tapi ternyata setelah sampai sini (Lombok), ya sudah, terbiasalah. 🙂

Naik motor juga begitu. Saya takut waktu pertama kali naik motor di jalan raya di Semarang (dan berakhir dengan motor yang saya kendarai nabrak bus kota yang sedang berhenti, hahahaha. Silly me). Saya takut waktu pertama kali mengendarai motor ke Blok M dari Bintaro, walaupun masih ada yang nemenin. Saya takut pertama kali naik motor ke mayestik sendirian malam2 karena menjemput kakak sepupu. Saya takut waktu pertama kali naik motor dari Stasiun Senen ke Bintaro sendirian malam2 setelah mengantar mas kecut (dan kemudian helm si emas menggelinding di tengah jalan Soedirman yang padat hahaha). Tapi setelah itu naik motor keliling Jakarta jadi bukan masalah bagi saya. Palingan nyasar hahahaha…

Baru hari Sabtu yang lalu akhirnya saya ke Mataram naik motor sendirian. Hemat banget dibandingkan naik taksi. Gimana nggak? Sekali jalan ongkosnya 150ribu, jadi pp 300ribu. Kalau naik si Budi (eh ini pacar baru saya) palingan isi pertamax 20ribu cukup buat pp dan keliling Mataram  hehehe. Pas berangkat itu deg2an banget karena belum pernah, dan lebih deg2an kalau nantinya saya nyasar, secara belum begitu ngerti jalan di Mataramnya. Kalau dari Selong-Mataram sih tau. Dan Alhamdulillah sampai sana dari Mall terus ke tempat budhenya Mas Kecut dan ke rumah Mbak Ira kemudian pulang saya tidak nyasar. Terima kasih kepada teknologi jaman sekarang yang mengadakan fungsi navigasi di hape saya hohohoho… 😛

Daaaannnn…. drumroll please. Minggu ini InsyaAllah saya dan Budi mau ke Denpasar berduaan saja hahaha. Sedang grogi nih, semoga perjalanan aman dan lancar jaya. Lucunya ya, saya sempat iseng ngecek navigation di hape tercinta, dari lokasi saya di Selong ke kosan temen di Jl. Jayagiri Denpasar, ketemu lho. Pake nyebrang laut segala hahahaha… Pinter kali lah kau ini GPS.

Huff.. Lagi2 menjelang pengalaman pertama. Deg2an, tapi excited hahaha… Semoga lancar. Buat yang mau foto bareng saya di Bali, bilang aja hahaha *sok ngartis*

Advertisements

3 thoughts on “For The First Time

  1. cieee..
    yang punya ‘pacar’ baruuu..
    mau dong diajak ke denpasar neng..
    😛

    chachu
    halah pacarmu yo baru kan nin, hehehe. sini2 main ke lombok ajaaaa

  2. :mrgreen: hahaha

    kirain udah di lombok sering ke mataram mbak, ternyata pertama kali..hehehe

    chachu
    eh saya udah sering ke mataram, maksudnya belum pernah ke mataram naik motor sendirian, gituuu hahahaha

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s