Catatan Hati Seorang Front Officer #2

Doni oh Doni

 

bluescreen

Hai, saya seorang petugas Front Office. Dan saya merasa sedih sekali karena komputer (kantor) saya terpaksa menginap di tukang service. Janganlah pertanyakan ini salah siapa. Jangan pula salahkan saya! Baiklah saya ceritakan tentang komputer ini, sebut saja namanya Doni. Si Doni adalah penghuni FO pojok KPPN Selong. Waktu saya masuk, pemakai komputer tersebut adalah seorang pegawai senior, sebut saja Pak S. Namun kalau malam hari, entah siapa yang memakainya, karena kebanyakan yang main ke kantor malam2 lebih suka internetan pakai komputer FO daripada masuk ke dalam. Karena sistem di seksi saya mengharuskan rolling antara Front Office dan Middle Office, maka secara resmi saya juga mempunyai sebagian saham atas Doni. Semakin lama semakin saya sadari bahwa dalam tubuh Doni terkandung zat-zat yang berbahaya bagi kelangsungan hidupnya. Pertama, kekebalan tubuh Doni lemah karena antivirusnya tidak diperbarui lisensinya, dia pakai obat generik. Kedua, setiap hari flashdisk2 satker yang saya tahu dengan pasti komputer2 mereka juga bervirus (karena seringnya CSO menangani kasus file exe kemakan virus), dicolokkan ke Doni untuk mentransfer SPM, AFS, atau minta ini itu. Ketiga, sangat dimungkinkan bahwa dimalam hari si Doni ini dipakai untuk browsing hal2 yang tidak benar (yah tau sendiri lah), entah siapa tapi yang jelas bukan saya. Menurut pengakuan seorang saksi yang suatu hari sedang menonton tv di kantor, ada yang sedang browsing aneh2. Kok dia tau? Dibelakang kursi FO pojok  itu ada pintu dengan kaca gelap yang dapat memantulkan gambar dari monitor Doni. Jadi kelihatan dari tempat nonton tv. Dan kalau pagi2 saya buka Doni kadang2 telah terinstall taskbar baru, add-ons baru di mozilla. Bah, sebel sekali saya. Download aneh2 itu yang bawa banyak virus. Huuuu…

Saya juga sering sih download film atau game, tapi di web terpercaya, bukan asal download aja. Masalah si Doni ini semakin sering bikin saya sebal karena semakin lama dia dipakai, dia semakin lemot. Apalagi kalau buka Youtube, langsung not responding deh itu browser-nya. Dipakai main game juga dia jadi superlemot. Padahal cuma mini game, bukan game yang berat2 lho. Angry Birds aja jadi terbang patah2 gara2 Doni lemot. Kalau sudah gitu, biasanya dia langsung bluescreen. Malesin banget kan?

Karena itu, ketika Pak S pensiun dan Doni sepenuhnya menjadi hak saya, saya langsung uninstall aplikasi2 nggak penting yang nggak pernah dipakai, dan berbagai add-ons di mozilla. Oiya, mozzilla ini juga sudah terkena virus searchnu.com. Begitu juga dengan Google Chrome. Nggak bisa diilangin itu si searchnu-nya. Udah nyebahi banget lah ini si Doni. Akhirnya ketika kakak supervisor mau bawa komputer lain ke tukang servis, si Doni ini juga saya serahkan sekalian buat dilarung dimaintenis. Atas anjuran petugas FO sebelah juga sih. Dan efeknya adalah, saya merasa hampa ketika Doni dibawa pergi. Karena komputer, saya kan nggak bisa kerja nih, cuma bisa bantu2 periksa SPM, lalu bengong. Kalau sedang sepi satker, juga jadi nggak ada kerjaan. Biasanya kan bisa download film, main game, dan browsing2 belajar modul keuangan negara buat persiapan assessment. Saya nggak bisa posting juga, padahal udah ada beberapa draft siap posting yang tinggal ngupload foto aja. Maklum modem di kosan lemot banget, nggak kuat upload foto. Headphone saya juga tergeletak tak berdaya. Apalah jadinya seoang petugas FO tanpa komputer? Sungguh saya merasa tak berguna. Untung aja jadwal How I Met Your Mother episode 18 masih kepending, jadi nggak keburu download hahaha… Eh jangan menganggap ini menyalahgunakan fasilitas untuk ngenet lho, kami patungan buat bayar speedy-nya 😛

Hari Jumat kemarin saya nggak enak badan, mungkin karena terlalu merindukan Doni. Pusing banget deh, sampai2 disuruh bikin bon barang tapi banyak yang ketinggalan. Ketika itu, sang supervisor datang sambil menggendong Doni dan memasangnya ke singgasananya. Wah, betapa hati saya sungguh menjadi ceria. Saya langsung sembuh dan bekerja dengan gesit dan bersemangat memeriksa setumpuk SPM punya Polres hihihihi. Mungkin saya memang sakit malarindu sama Doni.

Baik-baik ya kamu nak, saya janji nggak akan membiarkan kamu dipakai browsing hal-hal tidak benar lagi. Saya akan kacaukan dulu proxy kamu sebelum saya tinggal pulang huahahahahaha…

sumber gambar

Advertisements

14 thoughts on “Catatan Hati Seorang Front Officer #2

    • iya mel, pengennya gitu, tapi kasian kalau ada yang mau pake
      akhirnya ini tak password, tapi user guest-nya ku buka juga hahaha
      yang penting nggak bisa diinstall2 😛

  1. Wah.. BSOD. Emang berasa dead bener kalo udah makhluk digital ini ngadat. Dan bukan hanya doni or makhluk sebangsanya yg kena berbagai virus, kita yg pake juga potensial kena vertigo, serangan jantung, bahkan impotensi *ok, yg terakhir lebay*. 🙂

  2. Pertama saya bingung soal Doni, ternyata dia komputer ya? Pak S nih pelakunya yang suka browsing itu… (nuduh)

    Eniwey, pas baca yang di gambar paling atas itu saya langsung ngakak… Roses are red, violets are blue… tapi kok jadi My screen is blue…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s