Weekend Trip: Ga Jelas

Sepertinya sudah lama saya nggak update cerita jalan2. Baiklah, weekend kemarin saya terlibat dalam sebuah perjalanan absurd dan geje. Berawal dari beberapa bulan yang lalu kami (saya dan beberapa teman kantor) membeli kupon diskon sebuah waterpark di Mataram. Karena kupon itu akan expired bulan November nanti dan belum pernah kami gunakan sama sekali, maka kami memutuskan untuk main ke sana, sekalian berenang gitu.

the coupons

Awal beli kupon sih saya udah ragu2 karena kalau dilihat di fotonya kok nggak ada wahana untuk orang dewasa. Tapi karena teman2 banyak yang ngajakin patungan beli satu buat berdua, akhirnya saya beli juga deh. Dan setelah sampai sana, kecurigaan saya terbukti. Ada sih kolam yang dalam, tapi kolamnya kecil sehingga nggak cocok untuk tujuan berolahraga. Akhirnya tiga orang dari kami malah ngopi2 dan tiga sisanya, termasuk saya, cuma duduk2 di berugak dan mengambil foto aneh seperti ini:Akhirnya kami tidak jadi berenang dan cuma 15menitan di situ. Karena para bapak masih kepingin main air, Mas Samin mengusulkan agar kami main ke Pantai Krandangan saja. Tapi toh begitu sampai di sana kami cuma duduk2 sambil nyobain makan Sate Bulayak. Awalnya saya berasumsi sate bulayak = sate biawak, yah karena namanya serem. Tapi ternyata yang dinamakan bulayak itu adalah lontongnya yang bentuknya unik, karena cara membungkusnya dililit dengan daun kelapa dan ukurannya nggak begitu besar. Satenya sendiri terdiri dari daging dan jeroan, dengan bumbu coklat kemerahan yang rasanya khas Lombok banget, pedes2 gimanaaaa gitu. Seporsi harganya 15 ribu terdiri dari 15 tusuk sate dan 5 bulayak. Dengan sangat menyesal saya nggak habis karena saya nggak makan jeroan hehehe.

sate bulayak

Dari Krandangan, kami masih berniat untuk bermain air, tujuan ganti ke arah pantai selatan, “Yuk ke Kuta aja” begitu kata teman2 hahaha… Setelah mengambil sticker pesanan kantor dan masuk Mall bentar untuk sholat dan beli kaos kaki lucu2, kami lanjut ke Kuta. Di perjalanan, tiba2 muncul usulan untuk ke Tanjung Aan saja, melihat batu payung. Toh jaraknya cuma 10 menit dari Kuta. Saya yang udah 3 kali ke sana aja belum pernah lihat, jadi semangat dong. Sampai di Tanjung Aan, saya baru tahu kalau mau menuju batu payung nggak harus jalan, tetapi bisa naik perahu, cuma 10 ribu per orang. Letaknya ada di balik bukit sebelah kiri pantai Tanjung Aan. Kata mas2 perahunya, kami bisa turun dan foto2 di sana. Ternyata dia bohong pemirsaaaaahhhhhh…. Sakit hati saya dibohongi, hahahaha. Kami cuma ngelihat dari kejauhan doang, karena emang arusnya besar dan disana nggak berpantai sih, cuma karang2. Ya okelah kalo alesannya itu, tapi nggak usah bilang kalo bisa turun doooong *manyun*.

Batu Payung dari kejauhan
air yang berwarna tosca
si tuyul anak perahu

Dan saya menemukan fitur foto panorama di kamera saya, terimakasih Amel, hehehe… Sedikit mencoba, inilah hasilnya:

Tanjung Aan

Setelah naik perahu dengan janji2 palsu tersebut, kami berniat membeli Batik di desa Sukarara, Lombok Tengah. Ternyata si desa tersebut sudah kelewatan di perjalanan dari Mataram tadi, jadilah kami balik lagi. Setelah sempet nyasar (padahal mas Samin sudah 3 kali kemari), akhirnya kami menemukan toko yang dimaksud. Di depan toko ada beberapa berugak yang di masing2 berugak terdapat 2 alat tenun. Batik tenunan di sana banyak, dengan harga bervariasi sesuai keahlian menawar, mulai dari 60ribu per meter sampai jutaan rupiah. Saya sih nggak beli apa2, tapi cuma berfoto2 ceria sambil mencoba memakai alat tenun dengan panduan mbak2 penenun yang baik, hehehehe…

belajar tenun
berkereta kencana 😛

Berakhir di situlah jalan2 geje yang serba nanggung di hari Sabtu. Sebenarnya masih ada beberapa cerita belum saya bagi, besok dicicil deh hehehe…

Have a great Monday, cheers 😀

Advertisements

5 thoughts on “Weekend Trip: Ga Jelas

  1. cieee tema ganti.. cieee gaya jilbab udah heitzzz sekarang.. ciee.. ciee..
    aku mau batik mataram dongs cha, tukeran sama sasirangan deh.. hihihi…
    kok ga semua fotonya ada gambar gorilanya?
    eh tau ga,tadinya aku pikir itu gambar semar,setelah diliat-liat lagi ternyata gorila ya?
    hahahahaha

    • Biar lebih seger ini temanya hehehe, kalo jilbab eh si mas pacar bilang saya lebih cantik kalo jilbabnya begini *malu* hahahahaha
      mau yang warna apa say? kapan2 tak cariin deh kesana lagi. kalo watermark-nya dikasih tadi pagi di rumah, masih ngantuk2, setelah sampai kantor ternyata ada yang kelupaan belum dikasih itu hihihihihi…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s