slaps on my face

Beberapa hari yang lalu, saya membaca tiga tulisan tentang passion. Pertama milik Puput, kedua dari blog kak Diana Rikasari sang empunya brand wedges Up, dan yang ketiga tulisan Tyas. It feels like the universe conspire to slap me. Sampai kapaaaaan kamu mau tetep diem disitu, not doing anything. Dan pada saat yang sama, saya menemukan suatu kesempatan untuk memulai bisnis kecil yang mungkin hasilnya nggak seberapa. Tapi toh kata orang, one small step can make a huge different. Hanya saja, entah mengapa saya masih ragu. Mungkin bukan ragu, tapi takut lebih tepatnya. Walaupun selama ini saya merasa pekerjaan yang saya lakoni sekarang ini nggak pas untuk saya, tetapi sekarang ia menjadi comfort zone saya. Di sini saya memiliki rutinitas yang mungkin saya benci, tapi memastikan bahwa saya mendapatkan penghasilan tetap setiap bulannya, walaupun kadang saya muak dengan kondisi ini.

Kadang saya berpikir dari mana saya harus mencari si passion ini, sesuatu yang benar2 suka saya lakukan. Kemarin waktu saya melihat laut, saya seakan tersadar, how I loved sea so much that I really wanted to have my own cruise. Bukannya sekarang udah nggak suka lagi. Di Lombok ini justru saya semakin mencintai laut karena laut di sini sangat indah. Tapi kalau dipikir lagi memang apa yang saya inginkan itu mungkin nggak cocok untuk seorang wanita yang seharusnya berada di rumah, bareng sama anak2nya. Bukannya kerja di tengah laut. Entah, mungkin suatu saat nanti saya akan menemukan sesuatu yang membuat saya jatuh cinta lagi *pray*…

Tamparan yang kedua adalah mengenai pola hidup. Sejak di tinggal Mbak Ira, pola makan saya jadi nggak teratur dan sembarangan. Berbeda dengan saat itu dimana Mbak Ira selalu memasak enak dan sehat penuh pertimbangan gizi, sekarang saya lebih suka makan enak daripada makan sehat. Saya jarang makan sayur, sering makan di restoran fastfood dan bikin makanan instan seperti mie, nugget, sosis. Selain itu, hampir setiap hari saya makan eskrim dan coklat. Nggak tanggung2 sih, saya belinya sebatang chunky bar dark chocolate, habis dalam satu hari (ehm, beberapa jam saja malah). Ciki2 juga suka. Pantesan aja sekarang saya gendut huhuhu… Tetapi kira2 dua minggu lalu Pak Dokter datang ke kantor bersama orang dari lab, untuk cek darah rutin para pegawai kantor. Pada kesempatan2 sebelumnya, saya belum pernah ikut karena kok ya pas adaaaa aja acara keluar. Nah, yang mencengangkan, hasilnya yang saya terima kemarin. Kolesterol saya diatas normal, huhuhuhu… Padahal saya nggak gendut2 banget lho, baju2 jaman langsing masih muat (walaupun celana2 mulai sesak :P) heuheuheuheu. Kata Pak Dokter ada kemungkinan saya kebanyakan coklat dan jarang berolahraga. Emang bener sih, sekarang kerjaan cuman duduk terus. Olahraga juga jarang. Heuhhhh… Akhirnya disuruh diet dan olahraga sama dokter. Untung tensi masih normal. Kalau ketinggian kata Pak Dokter bisa menyebabkan serangan jantung dan stroke. “Kamu kan masih muda, kalau nggak turun2 kolesterolnya trus tensi naik, nggak jamin deh 10 tahun lagi” Doengggggg….!!!!

Pulang kerja sore kemarin pas buka twitter eh kebetulan di @detikcom beritanya tentang serangan jantung, buah dan sayur, olahraga sehat, pas banget loh momennya. Dan kebetulan motor saya bocor jadi harus jalan, hyahahahaha… Yah, mungkin ini tamparan biar saya mengubah pola makan jadi lebih sehat dan lebih banyak berolahraga. Lengan dan kaki ramping yang saya banggakan sudah hilang, hwakakakak. Mungkin ini menjadi momen yang pas bener dah barengan sama diet pra nikah *eh*. Biar pas hari H sudah langsing seperti sedia kala jaman kuliah tingkat 3 hahaha…

Btw, kalau dibaca ulang kayaknya paragraf 1,2 sama 3,4 beda. Yang awal serius banget (dibikin draft kemarin Jumat), dan yang akhir ditulis barusan ahahahahahah… Hmmm, biarin deh ya. Saya sedang geje ini 😛

Advertisements

5 thoughts on “slaps on my face

  1. hahaha.. kali ini saya yang tertampar baca tulisan km chu..
    masya Allah, saya ini malah makan udah ngga jelas makan apa, kadang makan kadang ngga..
    paling suka makan otak, jeroan, kuning telur, endebra endebre..
    ditambah lagi kemaren lebaran makan kepiting n udang banyak yg jelas kolesterolnya tinggi banget.
    masih mending chachu masih sering senam2 gitu.
    kalo akuuuu?
    *pingsan*
    entah sampai kapan mau mulai hidup sehat ini.. memulainya pun sulit..
    *malah curcol*

    • ayoooo nin kita mulai hidup sehat. pengennya sih di tes berikutnya udah normal ini hahahaha…
      mana sejak puasa nggak pernah senam lagi aku, jadi menggelembung 😦

  2. wah mbak. kok samaan sih? lagi galau mengenai si passion ini. Aku juga mulai bertanya-tanya, apakah pas di dunia kerja ntar, aku bisa enjoy dgn kerjaannya.
    Selama pas PKL kmrn, aku sedikit ngerasain betapa betenya hidup di kantor itu. Yang diurusin benda mati. Jaaauuuuh banget dengan cita-citaku dulu (yang pengen ngurusin pasien: jadi dokter gitu). Huhuhuhu..

    Semoga kita diberikan kemudahan n kebahagiaan ya mbak.

    Ayok mbak, makannya dijaga 😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s